MEDAN-USU: Ikatan Alumni USU Wilayah Sumatera Utara menandatangani Nota Kesepahaman dengan Jaringan Kesejahteran/Kesehatan Masyarakat (JKM) untuk bersama-sama meningkatkan pelayanan kesehatan (Yankes) masyarakat miskin di Sumatera Utara. Penandatangaan Nota Kesepahaman itu dilakukan di sebelum kegiatan Seminar Dukungan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat Miskin di Garuda Plaza Hotel, Medan, Minggu (26/10).

Penandatanganan itu dilakukan Direktur JKM Dr. dr. Delyuzar, Sp.PA (K) dan Sekretaris Umum IKA USU Wilayah Sumut Drs. Agustama, Apt, MKes disaksikan pejabat Dinkes Sumut dr. Retno Sari Dewi, MKes dan pejabat BPJS dr. Sri Yulizar Pohan. Ketua Umum IKA USU Wilayah Sumut Ir.  H.  Tengku Erry Nuradi, MSi dalam sambutan yang disampaikan Sekretaris Umum IKA USU Wilayah Sumut Drs. Agustama, Apt, MKes mengatakan, penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan bentuk kepedulian alumni USU dalam upaya membantu pemerintah khususnya jajaran kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin.

“Selama ini kita selalu mendengar kalau masyarakat miskin itu sangat susah mendapatkan akses kesehatan karena kekurangan biaya. Untuk itu bersama JKM kita akan menyun program kegiatan yang dapat kita lakukan secara bersama-sama dalam membantu masyarakat miskin tersebut. Nota Kesepahaman ini tidak aka nada artinya jika tidak ditindaklanjuti dalam bentuk aksi-aksi nyata sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat miskin tersebut,” kata Agustama lagi. Sebagai langkah awal dari komitmen ini diadakan seminar yang menghadirkan nara sumber dr. Retno Sari Dewi, MKes (Dinkes Sumut), dr.  Sri Yulizar Pohan (BPJS), Dr. dr. Delyuzar, Sp.PA (K) (JKM), Ikhrimah Hamidy, ST,. MSi (Anggota DPRD Sumut), Ir.  Murlan Tamba, MT (Wakil Ketua Umum IKA USU).

Ketua Panitia Seminar Razoki Lubis, SSi, MKes, Apt dalam laporannya mengatakan ide mengadakan seminar ini didasarkan pada pemikiran, komitmen alumni USU untuk membantu meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat miskin perlu dikaji dan difasilitasi dengan tujuan utama mendorong alumni USU untuk terlibat aktif dalam emnggalang dukungan pelayanan masyarakat miskin di Sumatera Utara. “Kita berharap dengan seminar ini terjalin dukungan yang kuat dari para alumni USU dalam mendukung kegiatan-kegiatan pelayanan masyarakat miskin terutama yang diselenggarakan JKM.  Intinya kita ingin meningkatkan keterlibatan berbagai lintas sektorat terkait upaya mendukung pelayanan terhadap dukungan masyarakat miskin. Hanya kita sangat menyayangkan pihak Dinas Sosial Sumut tidak menghadiri seminar ini,” kata Razoki lagi.

Sementara itu  Direktur JKM Dr. dr. Delyuzar, Sp.PA (K) dalam paparannya mengatakan saat ini JKM sedang melaunching Program CEPAT (Community Empowerment of People Against Tuberculosis – TB) untuk masyarakat miskin di tiga provinsi yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat dan DKI Jaya. “Program ini bertujuan untuk melatih masyarakat tentang mobilisai, advokasi dan sosialisiasi agar mampu memberdayakan masyarakat guna mencegah, mendeteksi dan mengobati TB terutama yang tinggal di daerah kumuh,” kata Delyuzar lagi.

Usai seminar dilakukan penandatangan plakat dukungan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat miskin oleh seluruh peserta seminar. (ist/humas)