20150709_152037

Kader-kader TB CEPAT-JKM memiliki peran besar dalam menemukan     kasus TB terdeteksi. Mereka akan mengunjungi setidaknya 50% pasien       TB atau  kasus TB kambuh melalui kunjungan rumah. Kegiatan ini             bertujuan untuk melacak apakah ada anggota keluarga pasien yang             sudah dinyatakan positif juga memiliki gejala TB. Selama kunjungan           rumah, kader dan COD akan menindaklanjuti mengenai kondisi dan           pengobatan pasien; memberikan dukungan nutrisi, psikososial, dan           sosial; dan sekaligus melacak anggota keluarga lain dengan gejala TB yang kontak pasien TB. Para kader akan mendaftar nama-nama anggota keluarga ditelusuri, terutama anak-anak melalui kegiatancontact tracing. Kemudian, semua kontak yang ditelusuri akan diberikan pengetahuan mengenai informasi TB, menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, pencegahan TB, dan didorong untuk mengunjungi Puskesmas untuk memeriksa kondisi mereka apakah sudah terinfeksi TB.

Home visityang dilakukan kali ini bersama dengan rombongan USAID & JKM. Pasien yang kami kunjungi bernama APRIS yang beralamat di dusun Ribu-raibu jorong Kampung tangah Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih.

Uang home visit yang berjumlah Rp 60.000 dengan rincian Rp 30.000 untuk kader dan Rp 30.000 lagi untuk pasien, disepakati semuanya dipergunakan untuk kebutuhan pasien. Semua kader Paninggahan juga ikut patungan sehingga total uang semua menjadi + Rp 200.000, dapat kami belikan 450gr susu bubuk instan, satu papan telur dan sepuluh kilo gram beras untuk diperbantukan kepada pasien.

Semoga keikhlasan dan motivasi dari kader-kader di Kecamatan Junjung Sirih ini dapat menjadi inspirasi bagi kader-kader TB, khususnya yang terlibat di program CEPAT.